SEMARANG — Musim kepulangan jemaah haji membawa berkah tersendiri bagi para pedagang oleh-oleh khas Tanah Suci di Semarang. Permintaan dan pesanan meningkat tajam tahun ini, terutama dari keluarga jemaah yang ingin menyambut kepulangan kerabat mereka.
Pedagang oleh-oleh haji di kawasan Kauman, Semarang, Noorwanti (35), menyebut permintaan melonjak hingga 80 persen dibandingkan tahun lalu.
“Kita bisa menerima (pesanan-red) 800 sampai seribu paket,” ujarnya saat ditemui di tokonya, Kamis, 26 Juni 2025.
Menurut Noorwanti, banyak pembeli yang datang membawa daftar pesanan khusus sejak sebelum keberangkatan jemaah haji. Bahkan, beberapa di antaranya memesan dalam jumlah besar untuk dibagikan kepada tetangga dan tamu yang akan hadir saat acara syukuran.
“Sebelum keberangkatan biasanya dia udah pesen. Jadi, sudah pesan, 3- 4 hari sebelum pulang, diambil,” jelasnya.
Salah satu pembeli, Fazlina(25) mengaku sengaja membeli beberapa tambahan bingkisan oleh-oleh untuk menyambut tamu neneknya yang pulang dari ibadah haji.
Meski sudah mendapat jatah air zamzam dari makkah, pihak keluarga tetap memesan tambahan agar para tamu mendapat oleh-oleh secara merata.
“Walaupun dari sananya sudah dapat jatah air zam-zam 1 jeriken, tapi dari pihak keluarga sendiri tetep beli dari tempat oleh-oleh. Takutnya kurang,” jelas warga Ngaliyan, Semarang ini.
Fazlina memilih kurma ajwa, air zamzam kemasan botol, serta tasbih kayu sebagai buah tangan. Ia mengatakan, memberi oleh-oleh saat ada anggota keluarga pulang haji adalah tradisi yang ia lestarikan.
