KUDUS — Sebagai bagian dari komitmen Listrik untuk Rakyat, PLN Unit Induk Distribusi(UID) Jateng & DIY melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kudus kembali menggelar kegiatan edukatif bertajuk PLN Mengajar. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman bagi generasi muda tentang ketenagalistrikan.
Manager PLN UP3 Kudus, Firman Sadikin, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi PLN dalam menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya pemanfaatan energi listrik secara aman, bijak, dan berkelanjutan.
“Kami berharap anak-anak bisa mengenal listrik, tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai bagian dari masa depan yang ramah lingkungan,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis 26 Juni 2025.
Hal serupa juga disampaikan General Manager PLN UID Jateng&DIY, Sugeng Widodo. Ia menegaskan, program edukatif ini sangat strategis dalam membangun literasi kelistrikan di kalangan muda.
”PLN tak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra edukatif bagi masyarakat. Kami terus mendorong agar generasi muda lebih sadar akan pentingnya keselamatan listrik dan mampu memanfaatkan teknologi digital dengan bijak,” sebutnya.
Kegiatan PLN Mengajar ini merupakan bagian dari program berkelanjutan PLN dalam mendukung peningkatan literasi kelistrikan di kalangan pelajar. Selain itu, juga untuk mendukung Gerakan Electrifying Lifestyle yang tengah digaungkan oleh PLN.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor PLN UP3 Kudus pada Senin, 23 Juni 2025 ini diikuti oleh 64 siswa dari Sekolah Dasar Muhammadiyah Birul Walidain Kudus.
Dalam kegiatan ini, para siswa diajak untuk mengenal lebih dekat bagaimana proses produksi dan distribusi listrik berlangsung hingga sampai ke rumah-rumah pelanggan.
Tidak hanya mendapatkan materi teori, siswa juga diajak langsung melakukan praktik simulasi memasak menggunakan kompor induksi sebagai peralatan berbasis energi listrik yang efisien dan ramah lingkungan.
Melalui simulasi ini, siswa diperkenalkan pada gaya hidup modern yang hemat energi dan mendukung transisi energi bersih.
Kepala Sekolah Dasar Muhammadiyah Birul Walidain Kudus, Jamaluddin Kamal menyampaikan apresisasi atas peran PLN yang memberikan edukasi bagi siswa.
“Semoga bermanfaat untuk siswa serta PLN,” ujarnya.
